World Friends Korea ICT Volunteers Pererat Kolaborasi Teknologi dan Budaya di Polije

Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali memperkuat jejaring internasional melalui kehadiran Program World Friends Korea ICT Volunteers (WFK-ICT). Program tahunan ini menghadirkan mahasiswa dari Kyungpook National University (KNU) Korea Selatan untuk berbagi pengetahuan di bidang teknologi informasi sekaligus memperdalam pemahaman budaya lintas negara.

Selama beberapa minggu pelaksanaan, mahasiswa Polije dan KNU berkolaborasi dalam berbagai proyek berbasis teknologi, hingga pengembangan aplikasi sederhana yang bermanfaat untuk civitas akademika. Selain kegiatan akademik, program ini juga mempertemukan peserta dengan budaya lokal, seperti seni tari tradisional dan kuliner khas Jember, sehingga suasana pertukaran semakin hangat.

Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Polije, Agung Wahyono, S.P., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas kelanjutan kerja sama ini.

“Program WFK-ICT bukan hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga mengajarkan arti kolaborasi lintas budaya. Mahasiswa kita belajar langsung dari praktik, sekaligus menumbuhkan jiwa kebersamaan sebagai calon profesional global,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan KNU, Prof. Chung Wonil, menekankan pentingnya keberlanjutan program ini sebagai jembatan persahabatan Indonesia-Korea.

“Mahasiswa mendapat pengalaman nyata, baik dari sisi teknologi maupun budaya. Kami percaya hubungan baik ini akan terus berkembang di masa depan,” ungkapnya.

Salah satu peserta asal KNU, Jung Guhyeon, mengaku terkesan dengan sambutan hangat dari mahasiswa Polije.

“Kami tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga merasakan kedekatan seperti keluarga. Program ini menjadi awal persahabatan yang lebih erat,” katanya.

Melalui WFK-ICT, Polije berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan era digital sekaligus berperan aktif dalam membangun jejaring internasional. Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi vokasi mampu menghubungkan keilmuan, teknologi, dan budaya secara harmonis untuk kemajuan bersama.