
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan sosialisasi kepada mahasiswa dan organisasi mahasiswa (Ormawa) sebagai upaya memperkuat pencegahan tindak kekerasan di lingkungan kampus.
Kegiatan yang digelar selama dua hari ini dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pemaparan materi dan sesi diskusi interaktif. Peserta berasal dari berbagai jurusan serta perwakilan Ormawa di Polije.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polije, Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., M.T., menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi ini di tengah meningkatnya kasus kekerasan, khususnya yang menyasar kalangan mahasiswa.
“Agenda sosialisasi Satgas PPKPT untuk mahasiswa penting dilaksanakan, mengingat maraknya kasus pemerasan berbasis online. Dengan sosialisasi ini, mahasiswa bisa lebih waspada apabila ada indikasi penipuan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Selain fokus pada pencegahan kekerasan fisik maupun verbal, sosialisasi juga menyoroti tren kejahatan digital yang semakin marak di kalangan mahasiswa. Diskusi yang berlangsung hangat memungkinkan mahasiswa untuk bertanya langsung dan memperoleh pemahaman mendalam tentang cara melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan maupun penipuan.
Hadirnya Satgas PPKPT Polije diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polije dalam mendukung program nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk memperkuat sistem perlindungan di perguruan tinggi.