POLIJE GELAR PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK BAGI PEMBERI LAYANAN

Dalam rangka mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), Politeknik Negeri Jember (Polije) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kualitas Layanan Publik bagi Pemberi Layanan, yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 9 hingga 11 Juli 2025, di Gedung Jurusan Teknologi Pertanian Polije. Kegiatan ini dalam rangka

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polije, Dr. Yossi Wibisono, S.TP., M.P. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peningkatan pelayanan publik merupakan langkah krusial dalam mendukung transformasi institusi pendidikan tinggi vokasi.

“Layanan publik di Polije harus dilakukan dengan hati, bukan hanya sebagai formalitas. Diperlukan sikap sopan, empati, serta inovasi dalam setiap lini pelayanan,” tegas Dr. Yossi.

Beliau juga menambahkan bahwa evaluasi terhadap skor layanan menunjukkan masih adanya ruang untuk perbaikan, khususnya dalam penyusunan SOP dan penggunaan bahasa komunikasi yang lebih humanis.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Polije berkomitmen untuk melakukan riset terhadap proses bisnis dan memperkuat inovasi berdasarkan masukan masyarakat, dengan harapan dapat menciptakan sistem layanan publik yang lebih responsif, bernilai, dan dihargai.

Kegiatan pelatihan ini diisi oleh Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si., yang hadir sebagai trainer dari Prashanti Training Centre. Beliau membawakan materi dengan pendekatan interaktif dan aplikatif, guna mendorong peserta memahami esensi pelayanan publik yang berkualitas.

Ketua Tim Task Force ZI-WBK Polije, Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat komitmen institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peningkatan kompetensi petugas sangat penting. Pelatihan ini dilengkapi dengan pre-test, post-test, serta modul programatik yang sistematis,” jelasnya.

Sebanyak 75 peserta turut ambil bagian dalam pelatihan ini, terdiri dari petugas front office, pelayanan, administrasi, hingga pengemudi. Setiap peserta akan mendapatkan e-sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi mereka. (hnf)