
Tiga mahasiswa dari Politeknik Negeri Jember (Polije), Indonesia, meraih penghargaan bergengsi “Outstanding Graduate Award” dari Wuxi University of Technology (WXUT), Tiongkok, dalam upacara wisuda program kelas internasional yang digelar di Kota Wuxi. Penghargaan ini diberikan atas pencapaian akademik luar biasa dan sikap teladan selama mengikuti program pendidikan bersama selama tiga tahun antara Polije dan WXUT.
Ketiga mahasiswa yang dianugerahi penghargaan tersebut adalah Shamir Faizal Thalib, Syahrul Alam, dan Ahyar Nur Alif. Mereka merupakan bagian dari Kelas Internasional Program Studi Teknik Komputer, Jurusan Teknologi Informasi Polije yang mengikuti skema pendidikan “1 tahun di Indonesia – 2 tahun di Tiongkok”.
Penghargaan diberikan langsung di atas panggung oleh pimpinan akademik WXUT dan disaksikan oleh para lulusan internasional lainnya. Masing-masing penerima mendapatkan sertifikat dan buket bunga sebagai simbol penghormatan atas dedikasi dan prestasi mereka selama mengikuti program. Penghargaan ini tidak hanya didasarkan pada nilai akademik, tetapi juga partisipasi aktif dan sikap positif selama menjalani kehidupan di Tiongkok.
Pemberian penghargaan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Polije mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik internasional dan melampaui ekspektasi. Pengakuan dari WXUT menjadi bukti keberhasilan kerja sama lintas negara dalam pendidikan vokasi dan terapan.
Meskipun perwakilan Polije tidak hadir secara langsung, acara ini tetap diikuti dengan penuh antusias melalui konferensi video. Pihak Kantor Urusan Internasional serta perwakilan jurusan Polije menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga mereka terhadap para penerima penghargaan.
Selama tiga tahun studi, mahasiswa mendapatkan pembelajaran berbasis teknologi terkini, pengalaman lintas budaya, dan kesempatan penelitian kolaboratif yang memperkaya kemampuan akademik dan profesional mereka.
Salah satu penerima penghargaan, Shamir Faizal Thalib, mengungkapkan rasa syukurnya, “Penghargaan ini sangat berarti bagi saya. Belajar di Tiongkok tidak selalu mudah, tapi pengalaman ini membuat saya berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik. Saya berterima kasih kepada Polije dan WXUT atas ilmu, dukungan, dan pengalaman yang tak terlupakan.”
Ketiga mahasiswa juga menyampaikan harapan agar mahasiswa generasi berikutnya memanfaatkan kesempatan belajar internasional ini sebaik mungkin. Mereka mengaku tumbuh tak hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai warga global yang siap berkontribusi di dunia kerja internasional.
Capaian ini menjadi bukti kualitas pendidikan Polije dan keberhasilan implementasi program kelas internasionalnya. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan pentingnya kemitraan akademik dalam mencetak lulusan terampil dan berwawasan internasional. (hnf)