
Wuxi University of Technology (WXUT), Tiongkok, menyelenggarakan upacara wisuda bagi mahasiswa internasional dari Politeknik Negeri Jember (Polije), Indonesia. Upacara ini menandai puncak dari program kelas internasional hasil kerja sama antara kedua institusi, di mana mahasiswa menjalani satu tahun kuliah di Indonesia dan dua tahun di Tiongkok.
Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, serta staf WXUT. Meski perwakilan Polije tidak hadir secara langsung, mereka tetap berpartisipasi melalui konferensi video, memberikan dukungan dan ucapan selamat kepada para lulusan.
Sebanyak 12 mahasiswa Polije dinyatakan lulus dan menerima ijazah mereka. Nama-nama lulusan tersebut antara lain: Ali Syarief, Shamir Faizal Thalib, Ahyar Nur Alif, Alif Abdaul Karim, Syahrul Alam, Keane Kent, Shofi Ainur Mukminah, Adrian Solehudin, Rose Vania Adriyanti, M. Albanus Fahrezi, Monang Mangata Tampubolon, dan Ismadian Kurniawan.
Dalam sambutannya, perwakilan WXUT menyatakan, “Kami bangga dengan keberhasilan para mahasiswa Indonesia yang menunjukkan dedikasi luar biasa selama dua tahun terakhir. Kerja sama antara WXUT dan Polije adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi internasional dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing secara global.”
Program kelas internasional ini memang dirancang untuk memberikan pengalaman akademik lintas budaya dan akses ke teknologi mutakhir. Mahasiswa dibekali keterampilan teknis yang relevan dan perspektif global yang kuat.
Pihak Polije, dalam sambutannya secara daring, menyampaikan apresiasi atas dedikasi WXUT dalam membimbing mahasiswa mereka.
“Kami sangat menghargai komitmen WXUT dalam memberikan lingkungan belajar yang mendukung, baik secara akademik maupun budaya. Kesuksesan para mahasiswa ini adalah bukti nyata dari sinergi yang kuat antara institusi kita,” ujar salah satu perwakilan Polije.
Salah satu lulusan, Shofi Ainur Mukminah, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Belajar di Tiongkok bukan hanya meningkatkan pengetahuan saya di bidang teknik komputer, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian saya. Ini adalah pengalaman tak ternilai,” jelasnya.
Upacara wisuda ini menegaskan semakin kuatnya hubungan bilateral di bidang pendidikan vokasi antara Indonesia dan Tiongkok. Kedua institusi berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama di bidang teknologi terapan dan inovasi.
Dengan bekal pengalaman internasional dan keterampilan teknis yang mumpuni, para lulusan diharapkan mampu menjadi pionir di bidang Teknologi Informasi, baik di Indonesia maupun di kancah global. (hnf)