JURUSAN KESEHATAN POLIJE GELAR TALK SHOW BERTEMA INOVASI DIGITAL DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT

Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember (Polije) sukses menyelenggarakan talk show bertajuk “Optimalisasi Transformasi Kesehatan Melalui Inovasi Digital Health, Nutricraft, dan Community Empowerment”, yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Perjuangan ‘45 Polije pada 19 Juni 2025.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber kompeten lintas sektor yang memberikan wawasan terkini terkait inovasi dalam dunia kesehatan berbasis digital dan pemberdayaan masyarakat.

Hadir sebagai pemateri, Gunawan selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Sedyo Pinerdi, S.Tr.Kes., yang merupakan Analis Sistem Informasi dan Coding di RSUD dr. Soebandi Jember serta alumni Polije, serta Daris Surahmah, S.E., M.M., Ak., CA., Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DPMD Kabupaten Jember.

Acara ini dipandu oleh moderator Dahlia Indah Amareta, S.KM, M.Gizi., yang juga merupakan dosen Jurusan Kesehatan Polije. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, diikuti antusias oleh mahasiswa, dosen, dan tamu undangan dari institusi mitra.

Ketua Jurusan Kesehatan Polije, Ir. Rindiani, M.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis jurusan dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai tantangan dan inovasi dalam dunia kesehatan modern.

“Talk show ini kami gagas sebagai bentuk penguatan wawasan dan jejaring lintas sektor. Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif praktis dan adaptif terhadap isu-isu terkini di bidang kesehatan,” ujar Rindiani.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan narasumber dari lembaga pemerintah, dunia rumah sakit, dan otoritas moneter seperti Bank Indonesia menjadi bukti pentingnya sinergi multisektor dalam mewujudkan transformasi kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Jurusan Kesehatan Polije menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran, serta menjadi motor penggerak dalam menciptakan tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing global. (hnf)