
Mahasiswa Politeknik Negeri Jember kembali menunjukkan kontribusi nyata di bidang teknologi kesehatan melalui inovasi yang diberi nama DiabetaCare. Aplikasi ini dikembangkan oleh Tim Sehat dari Jurusan Teknologi Informasi dan hadir dalam bentuk sistem berbasis web dan mobile yang ditujukan untuk membantu tenaga kesehatan mendiagnosis risiko diabetes serta memberikan edukasi kepada pasien secara langsung melalui perangkat digital.
“Dengan DiabetaCare, kami ingin menciptakan solusi yang tidak hanya membantu dokter dalam mendiagnosis lebih cepat dan akurat, tetapi juga mengajak pasien lebih aktif menjaga kesehatannya sendiri,” ujar Helga Faisa Fahar Nabilah, salah satu anggota tim pengembang.

Aplikasi ini memanfaatkan model machine learning untuk memproses data klinis seperti kadar glukosa, tekanan darah, indeks massa tubuh, dan data pendukung lainnya untuk memperkirakan risiko diabetes. Sementara itu, pasien dapat mengakses berbagai fitur edukasi, membaca artikel kesehatan, melihat grafik riwayat pemeriksaan, serta membuat target harian yang mendorong kebiasaan hidup sehat seperti olahraga dan jadwal minum obat.
Sistem DiabetaCare memiliki integrasi penuh antara website yang digunakan oleh tenaga medis, dan aplikasi mobile yang dirancang untuk pasien. Melalui backend Laravel dan integrasi database MongoDB, proses diagnosis otomatis dan pencatatan riwayat kesehatan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Aplikasi mobile yang dibangun menggunakan Flutter juga menyediakan fitur prediksi mandiri berdasarkan gejala yang dipilih oleh pasien.
“Harapan kami, DiabetaCare bisa menjadi jembatan antara teknologi dan dunia kesehatan. Kami ingin aplikasi ini mendorong kebiasaan hidup sehat secara mandiri dan memberikan dampak nyata bagi pasien maupun tenaga medis,” tambah Helga.
Dengan inovasi ini, Tim Sehat tidak hanya berhasil mengembangkan sistem digital yang praktis dan cerdas, tetapi juga turut mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan penyakit kronis secara mandiri dan terintegrasi. DiabetaCare menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat melalui solusi teknologi berbasis data dan kepedulian sosial. (hnf)