SELARASKAN PEMBELAJARAN KAMPUS DENGAN DUNIA KERJA, POLIJE BERIKAN PENGUATAN MAHASISWA MELALUI PRAKTIK LAPANG DI LOKA PERAKITAN DAN PENGUJIAN RUMINANSIA BESAR GRATI

Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui Program Studi Produksi Ternak terus memperkuat peran sebagai kampus vokasi terapan dengan memperluas ruang pembelajaran mahasiswa hingga ke dunia kerja. Salah satu bentuk konkret dari strategi ini adalah pelaksanaan praktik lapang di Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar Grati, yang merupakan bagian dari Mata Kuliah Produksi Ternak Potong.

Kegiatan praktik lapang ini dirancang sebagai bagian dari proses penyelarasan antara kurikulum pembelajaran kampus dan kebutuhan industri peternakan, khususnya dalam hal pengembangan produksi ternak potong. Mahasiswa diberikan materi langsung dari praktisi mengenai tata cara pembibitan calon bakalan unggul, dilanjutkan dengan observasi lapang terhadap berbagai jenis sapi potong unggulan yang tidak tersedia di lingkungan kampus.

Dalam keterangannya, Ir. Theo Mahiseta Syahniar, S.Pt., M.Si., ASEAN Eng., selaku salah satu dosen Program Studi Produksi Ternak Polije, menegaskan pentingnya sinergi antara pembelajaran kampus dan pengalaman lapangan.

“Peningkatan keterampilan mahasiswa tidak bisa hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas. Praktik langsung di lembaga seperti Loka Grati menjadi sarana penting dalam memperkaya wawasan mereka, khususnya terhadap jenis-jenis sapi unggulan yang belum tersedia di kampus. Ini bentuk nyata penyelarasan pembelajaran dengan dunia kerja,” ungkap Theo.

Menurutnya, penyelenggaraan praktik lapang ini tidak hanya mendukung pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), tetapi juga memperbesar peluang serapan kerja bagi lulusan.

“Selama ini, banyak lulusan Prodi Produksi Ternak terserap di sektor industri sapi potong, yang menunjukkan efektivitas dari pendekatan praktik yang kami terapkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Theo menjelaskan bahwa Polije secara konsisten juga mendukung peningkatan keterampilan mahasiswa melalui Teaching Factory Peternakan.

“Kami memiliki unit Teaching Factory yang menyelenggarakan pemeliharaan sapi, kambing, dan domba, serta kegiatan rutin penyediaan hewan qurban. Ini bukan hanya praktik pembelajaran, tetapi juga kontribusi langsung kepada masyarakat dalam penyediaan pangan protein hewani,” jelasnya.

Praktik lapang di Loka Grati dinilai menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa dalam memahami manajemen produksi ternak potong dari hulu ke hilir, mulai dari pemeliharaan bibit unggul, pakan, manajemen kandang, hingga aspek kesehatan hewan. Hal ini memungkinkan mahasiswa tidak hanya menguasai aspek teori, tetapi juga memiliki kompetensi teknis yang siap diterapkan di dunia kerja.

Dengan berbagai strategi pembelajaran terapan dan kemitraan dengan lembaga-lembaga relevan, Polije berkomitmen untuk mencetak lulusan yang unggul, terampil, dan siap bersaing di sektor peternakan nasional dan regional. (hnf)