
Kantor Urusan Internasional (KUI) Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar kuliah tamu bergengsi dengan menghadirkan Dr. Norabaiyah Binti Yacob dari Management and Science University (MSU), Malaysia. Acara yang diselenggarakan di Auditorium Vokasi ini dihadiri sekitar 100 mahasiswa dari Program D3 Manajemen Agroindustri dan D4 Manajemen Agribisnis.
Dr. Norabaiyah, seorang akademisi terkemuka di bidang manajemen mutu, menyampaikan kuliah komprehensif mengenai Total Quality Management (TQM) atau Manajemen Mutu Terpadu. Dalam pemaparannya, beliau membahas konsep-konsep penting seperti fokus pada pelanggan, pendekatan proses, perbaikan berkelanjutan, dan pengambilan keputusan berbasis bukti yang semuanya merupakan elemen krusial dalam meningkatkan kualitas dan kinerja organisasi.
Sepanjang sesi, Dr. Norabaiyah menekankan relevansi TQM dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, khususnya di sektor agroindustri dan agribisnis. Ia memaparkan contoh nyata bagaimana TQM telah mentransformasi operasional bisnis, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memperkuat keberlanjutan organisasi.
Para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dan rasa ingin tahu yang besar selama diskusi berlangsung. Partisipasi aktif mereka mencerminkan minat kuat untuk memahami bagaimana konsep manajemen global dapat diterapkan dalam konteks pertanian Indonesia. Banyak mahasiswa juga memanfaatkan sesi tanya jawab untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis, menciptakan suasana yang interaktif dan dinamis.
Kuliah tamu ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polije untuk meningkatkan eksposur akademik internasional dan menghadirkan wawasan global secara langsung kepada mahasiswanya. Melalui koneksi dengan para pakar internasional, Polije berharap dapat memperluas wawasan mahasiswa dan mempersiapkan mereka lebih baik untuk berkarier di dunia agribisnis dan industri global.
Dalam sambutannya, Agung Wahyono, SP, M.SI, Ph.D., Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, menyambut hangat kembali terjalinnya interaksi akademik dengan MSU.
“Setelah tertunda selama dua tahun, kelas internasional antara MSU dan Program Manajemen Agroindustri (MNA) Polije akan kembali dilaksanakan tahun ini. Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi melalui program Gelar Bersama,” ujarnya.
Dr. Norabaiyah menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dan suasana akademik yang penuh semangat di Polije.
“Merupakan suatu kebahagiaan bisa berbicara di hadapan mahasiswa yang antusias untuk belajar dan berinovasi. Saya percaya bahwa masa depan manajemen mutu ada di tangan para pemimpin muda penuh semangat seperti yang saya temui hari ini,” tutupnya. (hnf)